Terperosok

Bismillah

Berbeda dari anak jaman old, anak jaman now sudah dihadiahi oleh orang tuanya dengan berbagai jenis mainan dari umur si anak masih batita sebagai bentuk rasa sayang. Begitu pula dengan anak saya, si sulung Shofi, belum genap 2 tahun, saya hadiahi ia sepeda roda tiga. Ini sebagai hiburan ketika ia sudah bosan bermain didalam rumah maka saya akan ajak ia bermain diluar rumah dengan bermain sepeda. Dan saya, anak jaman old baru diberi sepeda ketika kenaikan kelas 3 SD. Kasian. Waktu itu umur saya 7 tahun. Sepeda yang dibelikan oleh abang-abang saya ini merupakan hadiah sepeda pertama saya. Sepeda kecil merk Subaru berwarna ungu tua. Dan pertama kalinya juga saya belajar naik sepeda dari sepeda ungu ini.

Ada beberapa momen menggelikan yang terjadi antara saya dan 'si ungu'. Saat itu sedang musim liburan kenaikan kelas. Abang-abang saya menghadiahi saya si ungu. Saya senangnya bukan main. Saya langsung saat itu juga minta diajarkan naik sepeda. Pergilah saya dan abang saya membawa si ungu ke sekolah di dekat rumah. Halaman sekolah cukup luas jadi aman untuk berlatih tanpa perlu menabrak sana sini. Saya naik setengah duduk. Saat itu sadel sepeda masih agak tinggi dari pinggang saya. Jadi kalau duduk di sadel maka kaki saya akan menjinjit. Kemudian Abang saya memegang bahu dan kemudian membimbing saya cara memegang stang dan mengayuh pedal sepeda dengan benar. Awalnya masih kaku, setelah beberapa putaran akhirnya saya bisa mengayuh sepeda walau masih agak kaku dan sesekali terjatuh. Dibagian ini adalah wajar ketika seseorang mempelajari sesuatu kemudian gagal. Jarang sekali yang bisa melakukan sesuatu kemudian berhasil dengan hanya satu kali praktek. Begitu pun dengan si kecil tia ini. Matahari pun mulai merambat turun di ufuk barat, melihat saya sudah kelelahan, abang mengajak saya pulang.

Saat berjalan pulang saya melewati rumah sepupu saya yang rumahnya memang dekat dengan sekolah. Si Ungu tidak berani saya naiki karena saya masih takut menaikinya di jalan raya. Ndilalah, sepupu perempuan saya ini kebetulan sedang main di halaman rumahnya. Saya memanggilnya dan dengan jumawanya saya menyombongkan diri sudah bisa naik sepeda, dan tanpa babibu saya langsung naik sepeda dan kemudian mengayuh si ungu dengan semangatnya. Sepupu saya ini cuma berlari mengikuti saya dari belakang. Entah kenapa dengan songongnya, merasa sudah pintar mengayuh sepeda saya menoleh ke arah belakang melihat apakah sepupu saya masih mengikuti dan melihat kelihaian saya mengayuh sepeda. Tiba-tiba ketika saya mengarahkan kepala kembali menghadap ke depan tangan saya kaku tidak bisa membelok-belokkan stang dengan benar dan tanpa disadari saya kemudian terperosok dengan lajunya ke got yang penuh dengan air comberan. Baulah sudah saya dan si ungu itu.



Kelas 3 SD saya ikut abang tertua tinggal dirumah Uwan (nenek perempuan dalam bahasa Melayu) di desa dan bersekolah disana selama satu tahun.  Pulang pergi sekolah saya mengendarai si ungu. Letak sekolah cukup jauh untuk seumuran saya waktu itu. Tapi karena bersepeda beramai-ramai dengan teman-teman sekolah yang merupakan tetangga saya membuat ritual pergi dan pulang sekolah terasa menyenangkan.

Dan pada siang hari yang cukup cerah, seperti biasa saya pulang beramai-ramai dengan teman yang rumahnya searah dengan saya. Kejadian jatuh ke got yang penuh dengan comberan saat liburan kemarin itu nyatanya gak membuat saya kapok. Kembali saya berulah. Saya mengajak tanding teman saya yang perempuan siapa yang lebih cepat sampai dirumah. Saya pun ngebut mengayuh si ungu. Belum jauh dari sekolah ada jalan yang sedikit membelok, saya kembali kehilangan keseimbangan ketika memegang stang sepeda. Tangan saya kaku, dan sudah terlambat untung mengerem dengan lajunya sepeda yang saya kayuh. Alhasil saya terperosok masuk ke dalam parit yang cukup dalam bersama dengan si ungu. Untung untuk saya yang tidak bisa berenang, air parit tidak dalam, hanya sebatas lutus dan penuh dengan lumpur. Kotorlah sudah baju merah putih yang saya pakai, bukan hanya pakaian, tapi dari kepala hingga ke dalam sepatu penuh dengan lumpur tanah liat. Haha.. Inilah akibat songong tak kenal kapok.. Teman-teman hanya tertawa diatas penderitaan saya. Ampun dah malunya..

Memasuki masa SMA, abang saya membelikan sepeda gunung bekas tapi kondisinya masih cukup bagus untuk dikendarai. Si ungu sudah terlalu kecil untuk dikendarai badan saya yang bongsor. Maka dari itu, saya hibahkan si ungu ke keponakan ketika saya kelas 2 SMP.

Namanya sepeda bekas meski kondisinya cukup bagus tapi ada beberapa onderdilnya yang sudah seharusnya diganti. Nah, rem sepeda saya ini kondisinya sudah aus, udah gak pakem lagi kalau dipake buat ngerem lajunya sepeda. Tapi saya males pergi ke bengkel. Dengan kondisi rem yang seperti itu saya harus ekstra hati-hati di jalan. Gak bisa ngebut-ngebut. Di tambah lagi saya menggunakan rok yang panjang, karena saya sekolahnya di Aliyah. Ini masalah juga. Saya yang mengenakan rok panjang, terus mengendarai sepeda gunung. Otomatis ruang gerak untuk mengayuh gak luwes lagi.

Kenangan cukup menggelikan bersama sepeda kembali terulang. Untuk mencapai sekolah saya harus masuk ke gang sekolah cukup jauh dari jalan raya. Tidak jauh dari jalan raya ada turunan sedikit. Dengan ruang gerak yang terbatas saat mengayuh juga kondisi rem yang aus, setiap melewati turunan saya selalu berdoa semoga gak ada teman-teman yang rame menuhin jalann atau jangan sampe ada kendaraan lain dari arah berlawanan yang menghalangi jalan saya kalau mau menyalip teman yang lagi jalan kaki. Alhamdulillah doa saya selalu dikabulkan.

Hingga suatu hari, doa saya pagi itu gak dikabulkan. Biasanya saya ke sekolah saat jam mepet, alias saat di sekolah sudah waktunya masuk kelas. Tapi hari itu saya memilih pergi agak pagian. Yang artinya jalanan masuk ke sekolah pasti akan ramai. Benar saja, di depan saya teman-teman bergerombol berjalan kaki ke arah sekolah. Saya memutuskan untuk menyalip para pejalan kaki ini dan tiba-tiba kaget karena dari arah sekolah ada motor yang melaju menuju jalan raya. Yang saya khawatirkan terjadi. Rem sepeda gak bisa diajak kompromi. Mau turun dari sepeda kepalang tanggung. Pas pula dijalanan turunan. Tak ayal, saya yang sudah bingung sekaligus ketakutan, demi menghindari menabrak para pejalan kaki dan motor dari arah berlawanan, saya belokkan sepeda saya ke arah kanan, dan meluncurlah dengan mulus nan bergaya saya dan si sepeda terjerembab ke semak-semak yang jauh dari lintasan jalan. Pagi itu berakhir sangat kacau, baju saya kotor. Mau pulang ganti baju tidak memungkinkan. Terpaksa dengan kondisi seperti itu saya seret si sepeda menuju sekolah dan terus merutuk dalam hati. Malunya lagi jahitan pinggir rok saya robek serobek-robeknya. Untungnya saya pakai celana olahraga di dalamnya. Seharian itu saya jadi bahan olokan teman sekelas. Saya sendiri cuma bisa ketawa aja, padahal dalam hati meringis menahan tangis.

Beberapa kejadian bersama sepeda-sepeda saya sering membuat saya tertawa geli sendiri. Kenangan ini menjadi pelajaran hidup. Betapa bodoh dan naifnya saya di masa-masa itu. Terperosok bersama dengan sepeda-sepeda hanya karena sombong dan malas di diri. Hingga saat ini masih sering pula khilaf karena sering berlaku sombong dan malas. Tapi bersyukur pada Allah, masih sering pula menegur hambanya yang sering terperosok ini.

#writingfornation
#W4N
#metodeROIS
#menulisasik
#pesantrenbundasholehah
#menulisdenganhati

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

πŸ›‘πŸŒ‘πŸ’‰πŸ’ŠπŸ’‰πŸŒ‘πŸ›‘

Resume Seminar AMR (Anti Microbial Resistence)
 Jogja, 9 Oktober 2016
Pembicara: dr. Yulianto S. Kurniawan, Sp.A
Diselenggarakan oleh: WHO, Komite Penanggulangan Resistensi Antimikroba (KPRA) Kemenkes RI, Yayasan Orangtua Peduli (YOP),  & Jogja Parenting Community (JPC)

Bakteri: Kawan atau Lawan?

Apakah anda pernah mengalami batuk, pilek, diare & muntah-muntah?
Batuk adl gejala, bukan penyakit. Batuk adl refleks utk  mengeluarkan kotoran dai saluran nafas, jd batuk berfungsi utk membersihkan jalan nafas. Penyebab umumnya adl virus, atau bisa juga karena alergi.
Batuk-pilek merupakan cara tubuh untuk melindungi paru paru dari lendir yang menumpuk.
Tahapan warna ingus: putih bening-kuning-hijau-sembuh.
Pengencer dahak terbaik adalah air, ASI, kuah sup, intinya perbanyak cairan utk tubuh. No Ambroxol/Codein/Desktrometorfan.

Apa yang dapat dilakukan ortu di rumah saat anak batuk dan pilek?

Perbanyak minum (cairan akan mengencerkan dahak),
usahakan anak nyaman (sering pelul/gendong, posisi kepala tegak, kamar jangan terlalu dingin),
perlembab lingkungan (misal ada baskom air panas di kamar),
tidak memaksa anak utk makan krn wajar kalau tidak enak badan jd tidak nafsu makan (spt halnya kita org dewasa),
jangan panik saat anak muntah krn anak mengeluarkan dahak dg cara muntah (jika dahak tertelan, keluarnya bersama feses),
jika batuknya karena asma, observasi dan beri obat asma sesuai anjuran dokter

Kapan ortu harus waspada dan segera ke dokter/RS?

Batuk yg perlu diwaspadai adalah ketika sampai terjadi sesak nafas (nafas 40x permenit atau lebih) yg merupakan gejala terjadinya infeksi paru paru.
Bibir, wajah, lidah biru/pucat
Batuk panjang pada bayi kurang dr 3 bulan
Terdengar bunyi “whoop” setelah batuk, bunyi ngorok saat menghirup nafas, bunyi mengi saat menghembuskan nafas
Batuk berdarah (kecuali mimisan)
Demam >= 72 jam
Tidak perlu menunggu 72 jam jika demam saat usia bayi kurang dr 3 bulan (suhu >= 38C )
Tidak perlu menunggu 72 jam jika demam saat usia 3-6 bulan (suhu >= 38,5C )
Tidak perlu menunggu 72 jam jika demam saat usia >= 6 bulan (suhu >= 40C)
Tampak lesu sekali/tidur terus menerus (lethargic), sakit kepala hebat, sesak nafas dan gelisah, kaku kuduk leher, ada kejang demam, tidak mau minum/dehidrasi, menangis terus menerus tidak dapat ditenangkan



Muntah & diare, merupakan cara tubuh untuk membuang zat zat beracun di perut.  Ciri diare: buang air besar lebih sering dg konsistensi tinja cair. Tinja yg normal bentuknya adalah seperti pisang. Mulas pada diare adalah krn kontraksi usus yg lebih cepat akibatnya cairan dr sari makanan tdk sempat diserap di usus. Tidak perlu memberikan obat anti muntah atau obat utk memampatkan diare


Penyebab diare:
Infeksi di usus oleh mikroorganisme patogen (umumnya oleh virus), keracunan makanan, konsumsi obat2an (misal antibiotik yg tidak bijak shg mengganggu keseimbangan bakteri di usus), gangguan proses pencernaan, alergi bahan makanan (misal susu/intoleransi laktosa)
Yang perlu diwaspadai & diatasi bukan mencretnya tetapi dehidrasinya (BAK normal adalah setiap 4-6 jam sekali), dgn cara memberi asupan cairan yg cukup (oralit).

πŸŽ€Tips pemberian oralit:
♡ 1 sachet dicairkan dg 200ml air matang, jgn terlalu pekat krn menyebabkan mual.
♡ jika muntah, berikan cairan oralit dgn sendok makan setiap 1-2 menit
♡Pedomannya setiap 10 kg BB butuh 100 ml oralit, 1 sdm adalah 15ml

Kapan harus waspada dan segera ke dokter/RS?
Diare > 1 minggu
Ada darah di tinja
Muntah sgt sering
Demam tinggi (lihat ttg demam di bagian sebelumnya)
Sangat lemah
Dehidrasi dg ciri2: BAK berkurang, tidak ada air mata saat menangis, mata/ubun2/perut cekung, tidak mau minum, mulut kering, terlihat kehausan, bila dicubit kulit tidak cepat kembali, mengantuk dan tidak responsif



Penyebab tersering penyakit dengan gejala batuk, pilek, muntah & diare tanpa darahk adalah VIRUS

 Bakteri  VS Virus

Jika diumpamakan tubuh kita ini sebesar benua eropa, maka bakteri itu besarnya seperti sebuah bis & virus sebesar bola sepak.
Jika jumlah manusia di seluruh dunia adalah 7 milliar,  maka jumlah bakteri adalah triliunan.
Tubuh kita memiliki 10 triliun sel tubuh, 90 triliun sel bakteri. 1-3% berat badan anda adalah bakteri, artinya; jika berat badan anda 80 kg maka +/- 2 kg adalah bakteri.
Sebagian besar bakteri adalah baik.

Tugas bakteri baik di alam a.l:
*membersihkan polusi
*menghancurkan sampah
*melindungi tanaman dari jamur & bakteri jahat
*menyediakan zat gizi untuk tanaman

Bakteri baik dalam tubuh kita a.l ada pada hidung, tenggorokan, usus besar, mulut, kulit, vagina & saluran kencing.
Fungsi bakteri baik di saluran cerna:
*mengubah makanan mjd zat gizi
* membuat vit K & vit B
*menjaga usus tetap sehat
*menjadikan BAB lancar
*melindungi tubuh dari bakteri jahat

Bayi baru lahir tdk punya bakteri di dalam ususnya, sehingga perlu dilakukan Inisiasi Menyusui Dini agar bakteri normal di sekitar payudara ibu dapat masuk ke saluran cerna bayi.

Ada sejumlah kecil bakteri jahat yg membuat kita sakit Disentri, Typhus, & TBC.
Proses terjadinya penyakit dimulai dari masuknya bakteri ke dalam tubuh & mulai memperbanyak diri. Tidak semua orang yg terinfeksi akan mengalami sakit. Seseorang mjd sakit ketika bakteri lolos dari sistem pertahanan tubuh & menyebabkan kerusakan setempat & umum.
Tanda terjadinya infeksi adalah demam, bila seseorang menderita sakit tertentu tapi tdk disertai demam, bisa jadi penyebabnya adalah faktor lingkungan (alergi)

Bakteri adalah makhluk hidup, sedangkan virus adalah parasit (bkn makhluk hidup) yg menumpang hidup di sel hidup, sehingga hanya bakteri yg bisa diatasi dengan antibiotik sedangkan virus hanya bisa diatasi oleh sel positif yg dihasilkan oleh imunitas.

Contoh penyakit yg bisa diobati dengan AB:
Infeksi saluran kemih, bisul, strep throat (radang tenggorokan oleh bakteri streptococcus), otitis media akut (OMA/infeksi telinga tengah), gangren, beberapa pneumonia, sinusitis, demam tifoid, TBC.
Contoh penyakit yg disebabkan virus: diare tanpa darah, bronkitis akut, influenza, campak, cacar air, AIDS, demam dengue, hepatitis (tdk bisa diatasi dengan AB)
Contoh teknis pemberian AB:
Jika diresepkan 3x1; maka artinya diberikan setiap 8 jam sekali (24 dibagi 3), dst.
Masalah yg timbul dlm penggunaan antibiotik:
*Toksisitas: kerusakan ginjal, kerusakan hati, karena ekskresi AB melalui ginjal & hati
* Interaksi dengan obat lain: dapat mempengaruhi atau dipengaruhi efek obat lain. (Bisa saling melemahkan bisa saling menguatkan). Waspada thd resep obat puyer karena ada kemungkinan tercampur dgn obat lain, jangan pernah mencampur dgn sirup saat memberikan pada anak.
*Reaksi hipersensitivitas:  reaksi anafilaksis, Steven-Johnson Syndrome
* Gangguan kehamilan & janin; pewarnaan gigi (pd penggunaan tetrasiklin), gangguan hati pada wanita hamil.
* Resistensi antibiotik ; muncul bakteri yg super kuat (*Superbug*) yg tidak lagi mampu dilawan dgn AB.

Gejala over penggunaan AB:
- Mulut sering jamuran (shg mengakibatkan sariawan & gangguan mulut) karena saat mengkonsumsi AB bakteri baik dlm mulut ikut terbunuh, padahal dibutuhkan waktu 3 bln agar bakteri baik pulih kembali.
-Sering mengalami diare

Penelitian WHO (2005), 50% resep di faskes primer dan RS di Indonesia mengandung antibiotik.
Survey nasional Depkes RI (2009); AB diresepkan untuk penyakit2 yang disebabkan oleh virus seperti diare & flu.
Riset Kesehatan Dasar Nasional (2013); 86,1% masyarakat menyimpan antibiotik di rumah tanpa resep dokter.

Mengapa resistensi AB sangat berbahaya?
Bakteri yg berbahaya dapat menjadi resisten / kebal thd AB jika AB tdk digunakan dengan bijak.
Konsekuensi individu adalah AB tdk lagi mempan, sehingga sakit mjd lebih berat, lebih lama, resiko toksisitas, resiko kematian, biaya yg dikeluarkan semakin mahal karena dosisnya harus ditingkatkan.
Konsekuensi komunitas: jenis bakteri resisten menginfeksi masyarakat, tidak ada AB yg bekerja bahkan pada penderita yg baru pertama kalinya diberi AB.
Ditemukan bahwa residu AB pada binatang dapat menginfeksi manusia, padahal saat ini AB secara massal digunakan pada industri peternakan.

Pada penelitian yg dilakukan Zulfiqar Bhutta yg dipresentasikan di ReAct Conference, September 2010; telah terjadi Sepsis (infeksi berat di seluruh tubuh) pada bayi baru lahir di 5 negara Asia Selatan (India, Pakistan, Bangladesh, Nepal, Afghanistan). 1 anak meninggal dlm 5 menit karena AB yg diberikan tidak efektif akibat bakteri yg resisten.

Pengembangan 1 jenis AB baru membutuhkan waktu 10-15 tahun, sedang berdasarkan pengamatan resistensi AB dapat terbentuk 2 tahun setelah jenis AB tertentu digunakan. Umat manusia akan menghadapi post-antibiotic era atau kembali ke zama pra antiobiotik saat antibiotik belum ditemukan dan terjadi peningkatan kematian karena penyakit infeksi.

Penggunaan antibiotik secara rasional (rational use) pun tetap beresiko menimbulkan resistensi, lebih2 jika misuse, overuse, or underuse. Resistensi AB merupakan masalah kita bersama, maka;
* Ubah pandangan bahwa AB mampu mengatasi semua penyakit infeksi
* Belajar & cari informasi dari sumber yg terpercaya
* Gunakan AB sesuai petunjuk (guidelines)
* Jangan gunakan AB untuk batuk pilek, muntah & diare tanpa darah
* Sadari bahwa fungsi AB adalah utk mengOBATI infeksi bakteri, bukan menCEGAH

BE SMARTER
¤ Tanyakan pada dokter diagnosis dalam bahasa medisnya (sehingga memudahkan utk pencarian referensi, second opinion atau googling)
Second opinion adalah hak pasien!
¤ Belajar & cari info dari sumber yg terpercaya
¤ Pemberdayaan pasien turut mengurangi kemungkinan pengobatan yg tidak mengutamakan keselamatan pasien.
Saat memeriksakan diri ke dokter yg perlu ditanyakan adalah:
1. Apa diagnosisnya dlm bahasa medis?
2. Apa yg harus saya lakukan?
3. Kapan saya harus khawatir?

😊Diresume oleh:
Umi Salihah, Sun Asih

πŸ”ŽBeberapa situs informasi kesehatan:
Www.drugs.com
Www.milissehat.web.I'd
Www.idai.go.id
Www.kidshealth.org
Www.aap.org
Www.mayoclinic.com
Www.cdc.gov
Www.aafp.org


πŸ›‘πŸŒ‘πŸ’ŠπŸ’‰πŸ›‘πŸŒ‘πŸ’Š

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Roti Tawar Goreng isi

Bismillah

Semakin bertambah besar Kak Shofi udah bisa minta makan tanpa saya yang menawarkan makanan duluan. Ia bisa menyebutkan apa yang ingin dimakan meski tidak spesifik. Namanya anak-anak yang biasanya tidak suka makan nasi, camilan adalah salah satu penyeimbang nutrisi menurut saya. Tentunya camilan yang sehat. Pagi menjelang siang atau di sore hari adalah waktunya kak Shofi dapat camilan, entah itu kue, puding atau buah-buahan. Jadi saya harus punya stok camilan, meski gak setiap hari.

Pagi hari tadi saya cek stok camilan di dapur dan hanya ada roti tawar, meses dan mentega. Kalau cuma bikin roti bakar, sudah terlalu sering. Kak Shofi pasti bosan kalau hanya di kasi roti bakar aja. Saat bibi yang bantuin saya dirumah datang itulah kesempatan saya bisa keluar membeli keperluan harian. Adek bayi bisa di tinggal, dan kak shofi saya bawa.

Lalu pergilah saya dan kak shofi ke mini market. Membeli keperluan harian yang habis, juga beberapa bahan untuk membuat kue. Dari rumah sudah saya catat apa aja yang mau saya beli. Teringat beberapa hari yang lalu saat buka beranda facebook lewatlah resep membuat donat dari roti tawar yang mudah dibuat. Tidak perlu banting-banting adonan. Pas! Cocok buat emak-emak kayak saya sukanya yang praktis-praktis aja. Ya harap maklum, anak saya dua masih kecil-kecil masa pas lagi asik-asik bikin adonan kue tetiba si kakak menjerit minta cebok dan si adek nangis mau nyusu kan jadi gimanaa gitu. Mending cari aman aja.

Di dapur juga sudah ada roti tawar dan meses, jadi saya hanya membeli beberapa bahan saja seperti susu UHT full cream, keju slices, selai blueberry, dan oreo. Selebihnya saya membeli keperluan harian yang sedang habis di rumah.

Sepulangnya ke rumah saya mulai mempersiapkan bahan-bahan untuk membuat roti tawar goreng isi. Saya mulai memotong roti tawar tanpa pinggiran yang semula berbentuk persegi empat dan saya potong menjadi segi tiga. Lalu keju slice juga saya perlakukan sama sama seperti ketika memotong roti tawar menjadi bentuk segitiga. Kemudian Oreo saya masukkan ke dalam plastik bening dan saya hancurkan dengan ulekan batu hingga oreo berbentuk butiran kasar. Saya juga menyiapkan telur dua buah dan mencampurnya dengan susu UHT full cream ukuran 125 ml kemudian saya kocok.

Setelah siap semua, saya susun 2 tangkup roti tawar dan di isi dengan berbagai macam varian rasa. Ada isian coklat mesis dan keju slice, blueberry dan keju slice dan isiannya blueberry aja. Setelah diisi, 2 tangkup pinggiran roti tawar itu saya tekan-tekan dengan garpu sehingga menyatu. Setelah selesai masing-masing roti di isi dengan isian yang diinginkan, saya panaskan minyak goreng dalam jumlah yang cukup untuk menggoreng. Kemudian roti tawar dengan isian bisa langsung dicemplungkan ke dalam minyak goreng yang sudah panas, setelah sebelumnya dicelupkan terlebih dahulu ke dalam kocokan telur dan susu UHT. Goreng roti tawar hingga kulitnya berwarna kuning keemasan kemudian angkat dan ditiriskan. Sebagai pemanis di atas roti tawar goreng isi saya oleskan susu kental manis sedikit dan taburan oreo yang saya tumbuk kasar.


Tampilannya sederhana malah terkesan kurang menggiurkan tapi ternyata enak juga rasanya, apalagi yang isian keju blueberry. Perpaduan rasa manis, asin dan asam melebur di lidah membuat saya nambah juga. Alhamdulillah begitupun dengan Kak Shofi juga suka dengan roti tawar goreng isi yang saya buat. Mudahan berkah buat Kak Shofi karena dibuatnya dengan bismillah dan penuh cinta.. πŸ˜„

#WritingForNation
#W4N
#MenulisAsyik
#MetodeROIS

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Aquascape Pak Suami

Bismillah

"Aduuuhhhh!!"

Yap, pagi-pagi dihebohkan suara suami yang terkejut, kecewa juga sedih yang terasa dari nada suaranya. Saya yang sibuk wara wiri dari subuh, menyiapkan sarapan dan menyiapkan air mandi hangat anak-anak, terpaksa menghentikan aktivitas sejenak. Kemudian saya pun mendatangi arah suami dari ruang tamu.

"Ada apa bi?"

"Ikan-ikannya mati."

"Haa! Kok bisa bi? Berapa ekor yang mati?"

"Dua ekor, yang paling gede dan yang paling kecil."

"Oalaaah, kasiaann." Mata saya celingukan nyari ikan yang ternyata sudah mengambang diatas air dibalik tanaman air yang lebat.

"Ini alatnya gak jalan lagi, gara-gara mati lampu kemarin. Jadi, ikan-ikannya kekurangan oksigen kayaknya." Suami nunjukin alat berwarna hitam yang nempel di dinding aquascape mininya, yang saya gak tau namanya.

"Oh iya ya, mati lampunya hampir seharian, mana panas banget cuacanya kemarin itu".

"Eh, panteslah bi, tadi subuh keluar kamar kok rumah kayak bau-bau gak enak gitu, kira ummi itu karena bau air parit dibelakang rumah yang naik setelah turun hujan semalam, makanya baunya naik ke rumah. Oh rupanya bau ikan abi yang mati."

Lalu terpecahkanlah misteri bau-bauan di subuh hari itu yang sumbernya ternyata dari ikan-ikan yang mati di dalam aquascape mini punya suami.

Saya pun lanjut menyelesaikan aktivitas saya yang sempat terhenti meninggalkan suami yang juga langsung berbenah. Ia mengeluarkan ikan-ikan yang mati dari aquascape, mengambil air dari kamar mandi dan memasukkan air ke dalam alat berwarna hitam yang fungsinya menambahkan oksigen di dalam air, supaya alat itu bisa bekerja lagi.

Lalu, suami bolak balik dari dapur ke ruang tamu. Rupanya ia sekalian membereskan isi dalam aquascape mininya. Kenapa mini? ya soalny kalau mau beli yang gede lalu kemudian bingung mau naroh dimana, secara rumah kami mini juga, hehee.

Bagi pencinta ikan hias, sekarang lagi musimnya orang memelihara ikan itu di dalam akuarium, baik besar atau kecil. Tapi yang berbeda adalah ini bukan hanya sekedar akuarium tapi ini namanya aquascape. Aquascape ini tidak hanya berisi ikan-ikan saja tapi juga dihiasi dengan berbagai pernak pernik seperti pasir halus dan batu-batuan kecil sebagai dasarnya, serta tanaman airnya itu asli lho bukan palsu. Ikan-ikan hiasnya tidak harus besar, cukup kecil-kecil saja tapi menarik. Beberapa kali sudah penghuni aquascape itu banyak yang mati, dari ikan badut atau sering disebut ikan nemo, lalu ikan gupi, dan ikan-ikan hias lainnya. Sebenarnya saya sendiri kasian sama ikan-ikan ini, kok gak bosan gitu hidupnya berenang bolak balik di akuarium sekecil itu, lalu karena banyak faktor akhirnya mati. Tapi namanya suami hobi pelihara ikan, yah saya taunya ngasi makan ikan-ikan aja kalau pas suami lagi dinas keluar kota.

Dan, beberapa kali juga suami percobaan membuat aquascape mini dengan menaburkan bibit-bibit tanaman diatas media tanam sebelum kemudian kalau sudah tumbuh tanaman-tanaman kecil baru di isi air dan ikan, tapi belum pernah berhasil. Yang ada bibit-bibit itu setengahnya tidak bertunas, dan yang setengah lagi bagai tanaman yang hidup segan mati tak mau. Tapi karena terlanjur keluar modal yang lumayan menguras isi dompet tetep sama si suami dijadiin aja aquascapenya. Tidak putus akal sama suami aquascape yang sudah ditumbuhi tanaman kecil tapi jarang-jarang tumbuhnya itu ditambahi dengan potongan kayu kecil beranting dan tanaman air yang sudah agak besar lantas dimasukkan kedalam net pot. Dan jadi juga itu aquascape yang seada-adanya itu.

Karena ukuran rumah kami yang mini, suami hanya bisa beli aquascape ukuran kecil. Aquascapenya ada dua, yang kecil dan yang ukuran sedang. Yang ukuran sedang diisi dengan ikan hias kecil berwarna warni dan sifatnya rada-rada kalem, pas dikasi makan juga mangapny kalem-kalem. Nah, yang aquascape kecil diisi sama satu ikan cupang berwarna hitam dan ekornya berwarna merah. Nggak ada temannya, karena kalau digabung sama ikan lain, matilah ikan yang lain diadu sama si ikan cupang ini. Eh, ujung-ujungnya mati juga nih ikan cupang, mungkin sudah bosan menjomblo lantas mengakhiri hidupnya sendiri. Duh, kejamnya hidup ini.

Adanya aquascape ini cukup jadi hiburan tersendiri buat orang di rumah. Suara gemericik dari alat penyaring airnya bikin hati lumayan tenang. Kalau anak nangis tinggal di hibur dengan melihat ikan-ikan hias kecil berenang ke sana kemari. Nah, kalau saya lagi baper lalu lihatin ikan-ikan juga gitu? Nggaklah, saya kalau lagi baper mah nyari stock camilan di kulkas, hehe..

#WritingForNation
#W4N
#MenulisAsyik
#MetodeROIS

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mie Tiaw Goreng Asuk ala Mak Eti

Bismillah

Di hari Jumat pagi yang lalu saya belanja dapur ke warung Bude, karena mau masakin suami yang pulang dinas dari luar kota juga sekalian menuhin stok lauk pauk dan sayuran di kulkas yang tinggal sedikit. Pas lagi asik memilih-milih sayuran di atas meja, mata saya tertuju pada beberapa bungkus mie tiaw. Saya bolak balik mencari label halalnya. Alhamdulillah, ternyata ada label halal MUI-nya. Lalu saya ambil dua bungkus. Saya terpikir besok harinya mau buat mie tiaw goreng buat kak shofi dan suami. Sesampainya di rumah dua bungkus mie tiaw itu saya masukkan ke dalam kulkas di bagian paling bawah. Lalu saya mulai memisahkan segala belanjaan sesuai kodratnya masing-masing πŸ˜€

Saya ini tipe yang gak suka masak yang riweh-riweh. Sukanya masak yang praktis-praktis aja. Malah cenderung malas. Jangan ditiru ya bu ibu.. πŸ˜… Kalau masak sayur suka di tumis-tumis aja, tempe tahu ayam ikan ya di goreng-goreng aja. Alhamdulillah punya suami juga gak susah makan, apa yang dihidangkan itu yang di santap. Kalau mau makan makanan kaya akan bumbu-bumbu tinggal makan di luar atau beli dari luar bawa ke rumah atau lauk pauk dan sayuran itu akan saya bawa langsung ke ahlinya masak memasak, Mak Eti. hahaa..

Apalagi setelah melahirkan saya gak bisa ke pasar pagi, karena gak ada yang jagain si adek bayi, dan kak shofi juga gak mungkin di tinggal berdua dengan adeknya. Jadi biasanya Mak Eti lah yang bantuin saya belanja keperluan dapur sekaligus kalau saya pengen masakan berbumbu beliau yang rajin masakin. Mak eti ini kakak saya, asal makan masakan beliau gak cukup makan sepiring, pasti bakalan nambah. Pokoknya bakal gagal diet. Saya pun gak berencana untuk diet. Diet itu cuma di mulut aja, tapi hati tidak. 😁

Balik lagi ke cerita mie tiaw. Sampai beberapa hari terlewat rencana saya yang mau bikinin suami dan kak shofi mie tiaw gak terealisasi. Tapi mie tiaw goreng asuk ini masiiih aja terbayang-bayang di pelupuk mata. Eh pas kebetulan kemarin Mak Eti datang ke rumah bawa kelambu pintu, ya udah sekalian saya nitip dua bungkus mie tiaw itu ke beliau untuk minta dibikinin mie tiaw goreng asuk.

Mak eti ini bisa banget bikin mie tiaw goreng asuk yang rasanya persis kayak yang dijual di Singkawang sana. Jadi kalau rindu makan mie tiaw goreng asuk tapi gak bisa pulang tinggal melipir aja ke rumah Mak Eti terus bawain bahan-bahan mentahnya.

Orang Singkawang gak ada yang gak tau sama mie tiaw goreng asuk. Makanan ini sangat khas baik rasa, tekstur dan baunya. Biasanya mie tiaw goreng itu pake sawi. Nah, keistimewaan dari mie tiaw goreng asuk ini sawinya di ganti dengan cangkok manis, ini yang bikin baunya rada-rada beda. Belum lagi telur yang di orak arik agak gosong dan toge yang berlimpah. Mie tiaw goreng asuk yang uapnya masih mengebul di tambah perasaan jeruk kecil, di tambah sambal kaisar, uuuaaahhhhh gak tahan rasanya. Tapi berhubung saya masih menyusui, dan saya pun gak ada stok sambal kaisar (saya gak tahan pedas), adanya sambal abc aja 😝, jadi teteplah yaa pake dikiiit aja sambalny, yang penting ada pedas-pedasnya gitu. Nah siapa yang gak ngeces bayangin mie tiaw goreng asuk ini?

Ini mie tiawnya dimasukkan ke dalam wadah yang segede-gede gitu, yakin gak saya bisa ngabisinnya dalam satu waktu? Yakin ajalah yaa. Mana bisa coba makan enak kayak gini disisain buat nanti-nanti. Tapi ini saya gak ngabisinnya sendirian kok, ada kak shofi yang bolak balik mulutnya mangap minta disuapin. πŸ˜„ Alhamdulillah ya kak shofi, rezeki makan siang ini kita dibuatin mie tiaw goreng asuk buatan Mak eti yang maknyoss n lazizzz... 😘😘

#PesantrenBundaSolehah
#MenulisAsyik
#MenulisDenganHati
#MetodeRois
#WritingforNation
#W4N

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Picture

Picture