Tampilkan postingan dengan label Food n Drink. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Food n Drink. Tampilkan semua postingan

Roti Tawar Goreng isi

Bismillah

Semakin bertambah besar Kak Shofi udah bisa minta makan tanpa saya yang menawarkan makanan duluan. Ia bisa menyebutkan apa yang ingin dimakan meski tidak spesifik. Namanya anak-anak yang biasanya tidak suka makan nasi, camilan adalah salah satu penyeimbang nutrisi menurut saya. Tentunya camilan yang sehat. Pagi menjelang siang atau di sore hari adalah waktunya kak Shofi dapat camilan, entah itu kue, puding atau buah-buahan. Jadi saya harus punya stok camilan, meski gak setiap hari.

Pagi hari tadi saya cek stok camilan di dapur dan hanya ada roti tawar, meses dan mentega. Kalau cuma bikin roti bakar, sudah terlalu sering. Kak Shofi pasti bosan kalau hanya di kasi roti bakar aja. Saat bibi yang bantuin saya dirumah datang itulah kesempatan saya bisa keluar membeli keperluan harian. Adek bayi bisa di tinggal, dan kak shofi saya bawa.

Lalu pergilah saya dan kak shofi ke mini market. Membeli keperluan harian yang habis, juga beberapa bahan untuk membuat kue. Dari rumah sudah saya catat apa aja yang mau saya beli. Teringat beberapa hari yang lalu saat buka beranda facebook lewatlah resep membuat donat dari roti tawar yang mudah dibuat. Tidak perlu banting-banting adonan. Pas! Cocok buat emak-emak kayak saya sukanya yang praktis-praktis aja. Ya harap maklum, anak saya dua masih kecil-kecil masa pas lagi asik-asik bikin adonan kue tetiba si kakak menjerit minta cebok dan si adek nangis mau nyusu kan jadi gimanaa gitu. Mending cari aman aja.

Di dapur juga sudah ada roti tawar dan meses, jadi saya hanya membeli beberapa bahan saja seperti susu UHT full cream, keju slices, selai blueberry, dan oreo. Selebihnya saya membeli keperluan harian yang sedang habis di rumah.

Sepulangnya ke rumah saya mulai mempersiapkan bahan-bahan untuk membuat roti tawar goreng isi. Saya mulai memotong roti tawar tanpa pinggiran yang semula berbentuk persegi empat dan saya potong menjadi segi tiga. Lalu keju slice juga saya perlakukan sama sama seperti ketika memotong roti tawar menjadi bentuk segitiga. Kemudian Oreo saya masukkan ke dalam plastik bening dan saya hancurkan dengan ulekan batu hingga oreo berbentuk butiran kasar. Saya juga menyiapkan telur dua buah dan mencampurnya dengan susu UHT full cream ukuran 125 ml kemudian saya kocok.

Setelah siap semua, saya susun 2 tangkup roti tawar dan di isi dengan berbagai macam varian rasa. Ada isian coklat mesis dan keju slice, blueberry dan keju slice dan isiannya blueberry aja. Setelah diisi, 2 tangkup pinggiran roti tawar itu saya tekan-tekan dengan garpu sehingga menyatu. Setelah selesai masing-masing roti di isi dengan isian yang diinginkan, saya panaskan minyak goreng dalam jumlah yang cukup untuk menggoreng. Kemudian roti tawar dengan isian bisa langsung dicemplungkan ke dalam minyak goreng yang sudah panas, setelah sebelumnya dicelupkan terlebih dahulu ke dalam kocokan telur dan susu UHT. Goreng roti tawar hingga kulitnya berwarna kuning keemasan kemudian angkat dan ditiriskan. Sebagai pemanis di atas roti tawar goreng isi saya oleskan susu kental manis sedikit dan taburan oreo yang saya tumbuk kasar.


Tampilannya sederhana malah terkesan kurang menggiurkan tapi ternyata enak juga rasanya, apalagi yang isian keju blueberry. Perpaduan rasa manis, asin dan asam melebur di lidah membuat saya nambah juga. Alhamdulillah begitupun dengan Kak Shofi juga suka dengan roti tawar goreng isi yang saya buat. Mudahan berkah buat Kak Shofi karena dibuatnya dengan bismillah dan penuh cinta.. 😄

#WritingForNation
#W4N
#MenulisAsyik
#MetodeROIS

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mie Tiaw Goreng Asuk ala Mak Eti

Bismillah

Di hari Jumat pagi yang lalu saya belanja dapur ke warung Bude, karena mau masakin suami yang pulang dinas dari luar kota juga sekalian menuhin stok lauk pauk dan sayuran di kulkas yang tinggal sedikit. Pas lagi asik memilih-milih sayuran di atas meja, mata saya tertuju pada beberapa bungkus mie tiaw. Saya bolak balik mencari label halalnya. Alhamdulillah, ternyata ada label halal MUI-nya. Lalu saya ambil dua bungkus. Saya terpikir besok harinya mau buat mie tiaw goreng buat kak shofi dan suami. Sesampainya di rumah dua bungkus mie tiaw itu saya masukkan ke dalam kulkas di bagian paling bawah. Lalu saya mulai memisahkan segala belanjaan sesuai kodratnya masing-masing 😀

Saya ini tipe yang gak suka masak yang riweh-riweh. Sukanya masak yang praktis-praktis aja. Malah cenderung malas. Jangan ditiru ya bu ibu.. 😅 Kalau masak sayur suka di tumis-tumis aja, tempe tahu ayam ikan ya di goreng-goreng aja. Alhamdulillah punya suami juga gak susah makan, apa yang dihidangkan itu yang di santap. Kalau mau makan makanan kaya akan bumbu-bumbu tinggal makan di luar atau beli dari luar bawa ke rumah atau lauk pauk dan sayuran itu akan saya bawa langsung ke ahlinya masak memasak, Mak Eti. hahaa..

Apalagi setelah melahirkan saya gak bisa ke pasar pagi, karena gak ada yang jagain si adek bayi, dan kak shofi juga gak mungkin di tinggal berdua dengan adeknya. Jadi biasanya Mak Eti lah yang bantuin saya belanja keperluan dapur sekaligus kalau saya pengen masakan berbumbu beliau yang rajin masakin. Mak eti ini kakak saya, asal makan masakan beliau gak cukup makan sepiring, pasti bakalan nambah. Pokoknya bakal gagal diet. Saya pun gak berencana untuk diet. Diet itu cuma di mulut aja, tapi hati tidak. 😁

Balik lagi ke cerita mie tiaw. Sampai beberapa hari terlewat rencana saya yang mau bikinin suami dan kak shofi mie tiaw gak terealisasi. Tapi mie tiaw goreng asuk ini masiiih aja terbayang-bayang di pelupuk mata. Eh pas kebetulan kemarin Mak Eti datang ke rumah bawa kelambu pintu, ya udah sekalian saya nitip dua bungkus mie tiaw itu ke beliau untuk minta dibikinin mie tiaw goreng asuk.

Mak eti ini bisa banget bikin mie tiaw goreng asuk yang rasanya persis kayak yang dijual di Singkawang sana. Jadi kalau rindu makan mie tiaw goreng asuk tapi gak bisa pulang tinggal melipir aja ke rumah Mak Eti terus bawain bahan-bahan mentahnya.

Orang Singkawang gak ada yang gak tau sama mie tiaw goreng asuk. Makanan ini sangat khas baik rasa, tekstur dan baunya. Biasanya mie tiaw goreng itu pake sawi. Nah, keistimewaan dari mie tiaw goreng asuk ini sawinya di ganti dengan cangkok manis, ini yang bikin baunya rada-rada beda. Belum lagi telur yang di orak arik agak gosong dan toge yang berlimpah. Mie tiaw goreng asuk yang uapnya masih mengebul di tambah perasaan jeruk kecil, di tambah sambal kaisar, uuuaaahhhhh gak tahan rasanya. Tapi berhubung saya masih menyusui, dan saya pun gak ada stok sambal kaisar (saya gak tahan pedas), adanya sambal abc aja 😝, jadi teteplah yaa pake dikiiit aja sambalny, yang penting ada pedas-pedasnya gitu. Nah siapa yang gak ngeces bayangin mie tiaw goreng asuk ini?

Ini mie tiawnya dimasukkan ke dalam wadah yang segede-gede gitu, yakin gak saya bisa ngabisinnya dalam satu waktu? Yakin ajalah yaa. Mana bisa coba makan enak kayak gini disisain buat nanti-nanti. Tapi ini saya gak ngabisinnya sendirian kok, ada kak shofi yang bolak balik mulutnya mangap minta disuapin. 😄 Alhamdulillah ya kak shofi, rezeki makan siang ini kita dibuatin mie tiaw goreng asuk buatan Mak eti yang maknyoss n lazizzz... 😘😘

#PesantrenBundaSolehah
#MenulisAsyik
#MenulisDenganHati
#MetodeRois
#WritingforNation
#W4N

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Picture

Picture